Fridayat 9:37am ·. Hairul Hazizi. Kadang-kadang masa laksanakan modul Agape Love ni menitik air mata saya mengenangkan nasib pelajar-pelajar yang kadang-kadang memang terabai dari kasih sayang ibubapa. Ada ibubapa yang beranggapan bahawa dengan adanya wang ringgit semua boleh dibeli termasuk kasih sayang.
Dalampertemuan terjadi saling membuka hati, terbuka dan jujur. Hubungan antar dua orang memuncak dalam hubungan cinta sebab asal mula hubungan cinta itu adalah anugerah Tuhan. D. Cara Mewujudkan Cinta Kasih. Cinta kepada sesama adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam menurut Erich Fromm, ada empat syarat untuk
Danorang percaya yang memiliki hati yang penuh dengan kasih yang tulus adalah orang percaya yang benar-benar rindu menjadi anak-anak Allah, sebab Allah itu adalah kasih. Rasul Paulus menuliskan sebuah pernyataan tentang suara hati yang murni dalam hubungan dengan sesama manusia, dan itu di tulis di dalam; 2 Korintus 1:12. 1:12 Inilah yang
1Kita Berkumpul Bersama di Gereja 2.Kasih Tuhan Membuat Kita Dekat 3.Kerajaan Kristus adalah Rumah yang Hangat 1.Kita Berkumpul Bersama di Gereja Saling mengasihi s'bagai satu k'luarga. Ah Ah Bait 1 Kita berkumpul bersama dalam gereja, sekelompok orang yang cinta Tuhan, makan dan minum firman-Nya, bersekutu tentang kebenaran, Refrain 1
. Sejatinya, kita selalu dihadapkan dengan berbagai keputusan setiap hari. Mulai bangun tidur saja kamu sudah dihadapkan pada beberapa keputusan kecil seperti mau mandi atau sarapan dulu, kalau sarapan mau makan apa dan sebagainya. Nah, sadarkah kamu kalau dalam membuat keputusan sehari-hari kita selalu dihadapkan pada dua pilihan yaitu memutuskan berdasarkan logika atau dengan kamu tipe dominan logika atau perasaan nih? Nah, cukup banyak orang yang memilih untuk memutuskan segala sesuatu berdasarkan logika saja karena lebih masuk akal dan bisa diperkirakan. Sah-sah saja kok, namun pada artikel ini kita akan membahas kenapa sih sesekali kita harus mengikuti suara hati sendiri. Makin penasaran kan? Kita simak dulu yuk!1. Karena kamu adalah manusia yang punya logika sekaligus PalaiIngat, manusia bukanlah robot yang memutuskan segala sesuatu berdasarkan logika semata. Memang untuk hal-hal rasional diperlukan kemampuan berpikir untuk memutuskan dan memecahkan masalah. Tetapi, kamu sendiri tahu bahwa kehidupan ini begitu kompleks sehingga kamu tidak bisa mengabaikan yang namanya suara hati bisa jadi perasaan terdalam diri yang ingin didengar dan diekspresikan. Jadi, karena manusia memiliki logika sekaligus perasaan maka tentu saja sesekali kamu harus mengikuti suara hatimu sendiri. Tentunya juga disesuaikan dengan situasi dan kondisimu ya, apakah sudah saatnya mendengarkan suara hati atau tidak, kamu sendirilah yang paling tahu selaku pemilik suara Suara hati bisa jadi merupakan intuisi yang sedang kamu sudah pernah mendengar tentang istilah intuisi? Kalau belum, intuisi ini sederhananya semacam kemampuan yang kita miliki untuk memahami sesuatu tanpa penalaran dahulu. Sebenarnya nih, kita semua sudah punya yang namanya intuisi. Ada yang tajam, ada yang tidak dan bagi yang tidak tajam bisa jadi karena kamu tidak mempercayai intuisimu sama darimana datangnya intuisi ini? Kalau menurut beberapa penelitian, intuisi ini berasal dari pikiran bawah sadar kamu dimana mungkin saja kamu sudah pernah mengalami pengalaman serupa sehingga tanpa berpikir panjang, intuisi dalam bentuk suara hati juga sering membantumu dalam membuat ini sering kita samakan dengan feeling dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, apakah benar-benar sama? Well, sebenarnya tidak sama lho walaupun serupa. Tetapi, intinya adalah pada saat tertentu kamu bisa kok mengandalkan intuisimu yang terwujud dalam suara hati yang ingin berbicara Suara hati juga membantumu menentukan soal baik dan buruk PidvalnyiSuara hati paling murni yang ada dalam dirimu adalah suara yang berasal dari hati nurani. Sebagai manusia, kita pasti punya yang namanya hati nurani. Hati nurani bisa kita ibaratkan seperti kompas bagi manusia agar mampu menentukan arah kehidupan yang berlandaskan berdasarkan kebaikan dan ada hal yang tidak sesuai dengan prinsip kebaikan dan moralitas, maka suara dari hati nurani sendiri yang keluar memperingatkan kita. Jadi, suara hati yang kamu dengar bisa jadi bukan hanya intuisi saja melainkan wujud dari hati nuranimu yang sedang berbicara padamu. Jadi, pada saat yang tepat biarkan suara hatimu yang berbicara ya. Baca Juga 7 Suara Hati Cewek Saat Menyimpan Perasaan Sama Teman Sendiri 4. Suara dari hati nurani yang paling mungkin menuntunmu pada kebahagiaan dan harus kamu pegang mendezBerbicara soal kebahagiaan ini seolah tidak ada habisnya, maka salah satu hal paling penting yang harus kamu ingat adalah mendengar suara hati nuranimu sendiri ya. Kenapa hati nurani? Ya, suara hati kita bisa bermacam-macam tetapi yang paling mungkin menuntun kita pada kebahagiaan sejati adalah dengan mendengarkan suara hati nurani hanya berisi tentang kebaikan, moralitas dan hal-hal yang patut dilakukan manusia, sehingga tidak akan menyesatkanmu pada hal-hal yang buruk. Jadi, disinilah tugasmu untuk melatih diri agar mampu mendengar suara hati yang murni dan bersih, yakni hati nurani kita Ketika kamu yakin pada suara hati yang bersih, maka tidak ada penyesalan yang kamu Tetyana KovyrinaSehebat apapun logika manusia, tetap saja ada batasnya. Tidak semua hal bisa kamu logikakan, saat hal itu terjadi maka suara hati yang murni dan bersihlah yang berbicara. Jadi, ketika kamu mau berpikir rasional sekaligus mendengar suara hati yang murni, maka tidak ada lagi penyesalan lagi kalau-kalau keputusanmu ternyata tidak sesuai harapan. Toh, selalu ada pembelajaran dari setiap kesalahan dan kata, logika dan perasaan memang tidak bisa dipisahkan sama sekali. Keduanya sudah seharusnya seimbang, dengan demikian kamu tahu kapan saat harus menggunakan logika dan kapan waktunya kamu harus mendengar suara hati. Dengan begitu, tak ada salahnya bukan kalau sesekali mendengar suara hati di saat yang tepat? Semoga bermanfaat! Baca Juga 5 Tanda Kamu Terlalu Sering Menipu Diri Sendiri, Apakah Kamu Juga? IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Home Lainnya 59 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti A. Suara Hati Kompetensi Dasar Bersyukur kepada Allah atas karunia suara hati untuk bertindak secara benar dan tepat. Disiplin terhadap suara hati dan dapat bertindak secara benar dan tepat Memahami peran dan fungi suara hati sehingga dapat bertindak secara benar dan tepat. Melakukan aktivitas misalnya menuliskan releksipuisidoa tentang suara hati untuk dapat bertindak secara benar dan tepat Indikator 1. Menjelaskan arti dan makna suara hati 2. Menceritakan pengalaman bertindak berdasarkan suara hati. 3. Menjelaskan pandangan Gereja tentang Suara Hati GS, art. 16. 4. Menyebutkan faktor-faktor penyebab tumpulnya suara hati. 5. Merumuskan cara-cara untuk membina suara hati. 6. Menafsirkan pesan Kitab Suci Galatia 516-25 yang berhubungan dengan suara hati. 7. Menuliskan releksi yang mengungkapkan niat untuk melakukan segala sesuatu menuruti suara hatinya. Bahan Kajian 1. Arti dan makna suara hati 2. Pengalaman bertindak berdasarkan suara hati. 3. Pandangan Gereja tentang Suara Hati GS, art. 16. 4. Faktor-faktor penyebab tumpulnya suara hati. 5. Cara untuk membina suara hati.. 6. Pesan Kitab Suci Galatia 516-25 yang berhubungan dengan suara hati. Pendekatan Pendekatan Kateketis dan Pendekatan Saintiik. Metode Pembelajaran 1. Dialog Partisipatif 2. Diskusi 60 Buku Guru Kelas X SMASMK 3. Penugasan 4. Studi Pustaka 5. Releksi Sumber Belajar 1. Pengalaman hidup peserta didik 2. http 3. Kitab Suci Galatia 5 16 - 25 4. Suseno, Franz Magnis, Etika Dasar, masalah-masalah pokok ilsafat dasar, Yogyakarta, Kanisius, 1991 5. Higgin, Gregory C. Dilema Moral Jaman Ini., Yogyakarta, Kanisius, 2006. 6. Komkat KWI, Perutusan Murid-Murid Yesus Pendidikan Agama Katolik untuk SMAK Kelas X. YogyakartaKanisius, 2008. 7. Kristianto. Yoseph, dkk., Menjadi Murid Yesus, Buku Teks Pendidikan Agama Katolik untuk SMAK Kelas X. YogyakartaKansius , 2010 8. Konferensi Wali Gereja Indonesia, Iman Katolik, Kanisius, Yogyakarta, 1995. 9. Katekismus Gereja Katolik, Nusa Indah, Flores, Waktu 6 Jam Pelajaran Pemikiran Dasar Perkembangan sosial yang begitu cepat banyak membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, demikian juga persoalan-persoalan yang ditimbulkannya. Persoalan-persoalan tersebut membutuhkan pemecahan yang tepat. Di samping itu banyak tata nilai yang mengalami perubahan, seperti ketaatan, sopan santun, kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan sebagainya sering menjadi kabur. Berhadapan dengan situasi itu kaum remaja perlu mendapatkan pendampingan, sehingga tidak salah dalam mengambil keputusan. Mereka harus belajar membuat keputusan dengan mendengarkan suara hati atau hati nuraninya. Suara hati secara luas dapat diartikan sebagai keinsafan akan adanya kewajiban. Hati nurani merupakan kesadaran moral yang timbul dan tumbuh dalam hati manusia, sedangkan hati nurani secara sempit dapat diartikan sebagai penerapan kesadaran moral dalam situasi konkret, yang menilai suatu tindakan manusia atas buruk baiknya. Hati nurani tampil sebagai hakim yang baik dan jujur, walaupun dapat keliru. Suara hati atau hati nurani merupakan daya atau kemampuan khusus untuk membedakan perbuatan baik atau perbuatan buruk, serta menilai baik-buruknya 61 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti perbuatan itu berdasarkan akal budi. Conscience atau hati nurani merupakan hasil dialog pribadi kita yang terdalam dengan Allah ketika kita menghadapi dan menanggapi situasi hidup sehari-hari. Santo Paulus mengatakan kepada kita bahwa dalam diri kita ada dua hukum, yaitu hukum Allah dan hukum dosa. Kedua hukum itu saling bertentangan. Hukum Allah menuju kepada kebaikan, sedangkan hukum dosa menuju kepada kejahatan. Santo Paulus menyadari bahwa selalu ada pergulatan antara yang baik dan yang jahat dalam hati manusia lihat Roma 7 13–26. Sementara dalam suratnya kepada jemaat di Galatia 5 17 Santo Paulus mengatakan bahwa kita harus memberikan diri dipimpin oleh Roh. Kita harus berusaha memenangkan hati nurani kita dan mengalahkan kecenderungan kita yang menyesatkan. Kita harus peka terhadap sapaan dan rahmat Allah. Selanjutnya, Gereja melalui Konsili Vatikan II, khususnya dalam Gaudium et Spes Art. 16, antara lain dikatakan, “Tidak jarang terjadi, bahwa hati nurani keliru karena ketidaktahuan yang tak teratasi. Karena hal itu, ia tidak kehilangan martabatnya. Hal itu sebenarnya tak perlu terjadi kalau manusia berikhtiar untuk mencari yang benar dan baik”. Itu artinya manusia tidak boleh tunduk dan mengalah pada situasi yang membelenggu suara hati. Dengan bantuan Roh Allah kita dimampukan untuk mengalahkan kekuatan dahsyat yang menguasai suara hati kita, yang oleh Santo Paulus dinamai kuasa keinginan daging. Kegiatan Pembelajaran Doa Pembuka Doa Kehendak yang Kuat PS 144 Ya Allah, Engkau telah memberikan kehendak yang kuat pada Yesus, Tuhan kami. Tanpa takut atau goyah, Engkau berpegang pada kehendak-Mu, meski harus menanggung pengorbanan yang berat. Tatkala digoda iblis, Ia tidak goyah. Demikian pula ketika harus menderita sengsara sampai mati. Bunda Maria pun Kauberikan kepada kami sebagai panutan yang berkehendak kuat. Berilah kami kehendak yang kuat, agar pada saat goyah kami tidak berbelok arah. 62 Buku Guru Kelas X SMASMK Semoga kami tidak kecil hati menghadapi aneka kesulitan dan tantangan. Allah, gunung batu kami, berilah kami kehendak yang kuat laksana batu karang, yang tetap tegar meski diterpa gelombang. Semoga kami tetap teguh, bila kami digoda untuk menyeleweng, Bila kami dibujuk untuk menipu dan berlaku tidak jujur, Bila kami digoda untuk munaik, berbuat dosa, mencuri, berkhianat, Terlebih bila kami digoda untuk mengkhianati kasih-Mu. Ya Allah, kekuatan kami, buatlah kami kuat, Seperti Yesus yang lebih suka mati, dari pada menyimpang dari kehendak- Mu Dialah Tuhan, Pengantara kami, kini dan sepanjang masa, Amin. Langkah Pertama Mendalami Pergumulan Suara Hati dalam Pengalaman Sehari-hari a. Guru memulai proses dengan memberi pengantar singkat, misalnya “Hidup manusia sangatlah berbeda dengan ciptaan Tuhan lainnya, seperti hewan atau tumbuhan. Ada saat di mana manusia harus mengalami pergumulan atau pergulatan ketika hendak melakukan suatu tindakan, terutama ketika ia harus mengambil keputusan apakah tindakannya layak dilakukan atau tidak, apakah yang dilakukan itu benar atau salah, apakah tindakan itu akan merugikan sesama atau tidak. Kemampuan itu nampaknya tidak dimiliki ciptaan Tuhan lainnya, karena tindakan mereka lebih diarahkan oleh instink. Kemampuan bergulat dalam dirinya sendiri sebelum dan sesudah melakukan kegiatan itu disebabkan manusia memiliki suara hati, atau suara batin atau hati nurani yang dianugerahkan Tuhan kepadanya.” b. Guru mengajak peserta didik menyimak artikel di bawah ini Pergulatan Suara Hati Boy mendatar pada suatu sekolah yang sangat menjunjung tinggi nilai kejujuran. Sebelum masuk ia harus menandatangani sebuah pernyataan yang menyatakan “saya tidak akan mencontek dan kalau terbukti mencontek, maka saya siap untuk dikeluarkan dari sekolah ini”. Setiap peserta didik juga mempunyai kewajiban untuk melaporkan kepada guru atau pimpinan sekolah, jika mereka melihat ada yang mencontek. Pada suatu ketika, Boy mengikuti ujian akhir. Ia merasa kesulitan menjawab soal-soal yang ada di hadapannya dan ia juga melihat beberapa 63 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti temannya ada yang mulai mencontek. Ia mulai gelisah dan timbul keinginan dalam dirinya untuk mengikuti apa yang dilakukan beberapa temannya. Ia berpikir, seandainya, ia tidak dapat menjawab soal di hadapannya dengan baik, ia pasti tidak lulus, tapi kalau ketahuan ia harus siap dikeluarkan dari sekolah ini. Terjadi pergulatan dalam dirinya, apakah ia mau ikut-ikutan nyontek atau tidak. Setelah mempertimbangkan secara matang, akhirnya ia mengikuti suara hatinya untuk mengerjakan soal sebisanya dan tidak mengikuti apa yang dilakukan oleh beberapa temannya. Ketika hasil ujian diumumkan ia ternyata lulus, walaupun nilainya tidak sempurna. Ia merasa puas, karena itu adalah hasil kerjanya sendiri dan ia sudah setia kepada nilai kejujuran. Sumber Bayu c. Peserta didik diminta memberikan tanggapan atau kesan dari kasus di atas? d. Guru mengajak peserta didik mensharingkan satu pengalaman dirinya saat mengalami pergulatan suara hati. e. Guru menugaskan kelompok untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya dari buku-buku atau browsing dari internet tentang • Makna suara hati • Cara kerja suara hati • Mengapa suara hati bisa tumpul • Cara membina suara hati supaya tidak tumpul Langkah Kedua Mendalami Ajaran Gereja dan Kitab Suci Tentang Suara Hati a. Guru mengajak peserta didik mendalami teks Kitab Suci berikut Roma 2 14 – 16 14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri. 15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. 16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus. b. Peserta didik melanjutkan membaca kutipan Dokumen Konsili Vatikan II Gaudium et Spes, berikut ini 64 Buku Guru Kelas X SMASMK Gaudium et Spes, art. 16 “Di lubuk hati nuraninya, manusia menemukan hukum, yang tidak diterimanya dari dirinya sendiri, melainkan harus ditaati. Suara hati itu selalu menyerukan kepadanya untuk mencintai dan melaksanakan apa yang baik, dan menghindari apa yang jahat. Bilamana perlu, suara itu menggemakan dalam lubuk hatinya jalankan ini, elakkan itu. Sebab dalam hatinya, manusia menemukan hukum yang ditulis oleh Allah. Martabatnya ialah mematuhi hukum itu, dan menurut hukum itu pula ia akan diadili. Suara hati ialah inti manusia yang paling rahasia, sanggar suci; di situ ia seorang diri bersama Allah, yang pesan-Nya menggema dalam hatinya. Berkat hati nurani dikenallah secara ajaib hukum, yang dilaksanakan dalam cinta kasih terhadap Allah dan terhadap sesama. Atas kesetiaan terhadap hati nurani, umat Kristiani bergabung dengan sesama lainnya untuk mencari kebenaran, dan untuk dalam kebenaran itu memecahkan sekian banyak persoalan moral, yang timbul baik dalam hidup perorangan maupun dalam kehidupan kemasyarakatan.” c. Setelah mendalami kutipan-kutipan di atas, coba rumuskan bersama dalam kelompok beberapa hal penting berikut • Apa suara hati itu menurut kutipan-kutipan di atas? • Bagaimana cara kerja suara hati? • Apa hubungan suara hati dengan Allah? Apa konsekuensinya? • Apa hubungan suara hati dengan Roh Kudus? • Apa hubungan suara hati dengan kasih kepada sesama? • Apa fungsi suara hati berkaitan dengan persoalan dalam masyarakat? • Tunjukkan berbagai kasus di dalam masyarakatmu atau dalam negara kita yang menunjukkan bahwa banyak orang yang sudah tumpul suara hatinya Jelaskan juga dampaknya bagi masyarakat maupun bangsa kita Jelaskan pula dampaknya bagi generasi muda d. Sejauh perlu, setelah presentasi dari tiap kelompok, guru dapat menyampaikan beberapa gagasan berikut • Hati nurani sendiri dapat diartikan secara luas dan secara sempit. Arti luas Dalam arti luas hati nurani berarti kesadaran moral yang tumbuh dan berkembang dalam hati manusia. Keinsyafan akan adanya kewajiban. Arti sempit Hati nurani merupakan penerapan kesadaran moral di atas dalam situasi konkret seperti yang dialami Boy dalam kisah tadi. Suara 65 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti hati yang menilai suatu tindakan manusia benar atau salah, baik atau buruk. Hati nurani tampil sebagai hakim yang baik dan jujur, walaupun dapat keliru. • Suara hati adalah suara Allah, maka melawan suara hati berarti melawan Allah. Agar kita setia pada kehendak Allah kita perlu bersatu dengan Roh Kudus dan mengandalkan kekuatannya • Kerja suara hati dapat ditinjau dari berbagai segi Segi waktu 1 Hati nurani dapat berperanan sebelum suatu tindakan dibuat. Biasanya, hati nurani akan menyuruh kalau perbuatan itu baik dan melarang kalau perbuatan itu buruk. 2 Hati nurani dapat berperan pada saat suatu tindakan dilakukan. Ia akan terus menyuruh jika perbuatan itu baik dan melarang jika perbuatan itu buruk atau jahat. 3 Hati nurani dapat berperan sesudah suatu tindakan dibuat. Hati nurani akan “memuji” jika perbuatan itu baik dan hati nurani akan membuat kita gelisah atau menyesal jika perbuatan itu buruk atau jahat. Segi benar-tidaknya 1 Hati nurani benar, jika kata hati kita cocok dengan norma objektif. 2 Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menyebutkan contoh, misalnya menolong orang yang sedang mengalami musibah. 3 Hati nurani keliru, jika kata hati kita tidak cocok dengan norma objektif Segi pasti-tidaknya 1 Hati nurani yang pasti, artinya, secara moral dapat dipastikan bahwa hati nurani tidak keliru. 2 Hati nurani yang bimbang, artinya, masih ada keraguan. • Penyebab tumpulnya suara hati berikut ini 1 Orang yang bersangkutan tidak biasa menghiraukan hati nuraninya. 2 Orang yang selalu bersifat ragu-ragu atau bingung. 3 Pandangan masyarakat yang keliru. Misalnya riba dianggap biasa 4 Pengaruh pendidikan dalam lingkungan keluarga atau lingkungan lainnya. 5 Pengaruh propaganda, mass media dan arus massa. 66 Buku Guru Kelas X SMASMK 6 Cara kerja suara hati, antara lain • Sebelum bertindak, ia berfungsi sebagai petunjuk indeks, yang mengingatkan pengetahuan kita bahwa ada yang baik dan ada yang buruk. Sesungguhnya kesadaran moral semacam ini sudah dimiliki setiap orang dewasa. • Pada saat-saat menjelang bertindak, ia bertindak sebagai hakim iudeks, yang menyuruh kita melakukan yang baik dan melarangmenghindari yang jahat. Selama perbuatan itu belum selesai, suara hati akan bekerja terus antara menyuruh melakukan yang baik dan melarang melakukan yang jahat. • Sesudah tindakan selesai dilakukan, ia berfungsi memberikan vonis vindeks, yang akan menyatakan apakah perbuatan kita itu tepat atau tidak tepat. Bila yang kita lakukan itu benar, ia akan memberikan pujian sehingga kita merasakan ketenangan, tetapi bila yang kita lakukan itu yang jahat dan salah maka ia akan memberikan hukuman, yang membuat kita merasa bersalah dan tidak tenang, merasa dikejar-kejar kesalahan, dan sebagainya. 7 Lewat hati nuraninya yang bersih, setiap orang dipanggil untuk bekerjasama memecahkan persoalan-persoalan dalam masyarakat, sehingga persoalan-persoalan dalam masyarakat seharusnya dipecahkan pertama-tama melalui dialog yang dilandasi hati nurani, karena hati nurani adalah suara Allah. Jangan langsung didekati secara agama masing-masing atau melalui hukum. Contoh ketika menangkap orang yang mencuri pisang hanya beberapa biji, menurut hukum wajib dikenai hukuman. Tetapi bisa jadi bila didekati secara nurani, akan muncul belas kasihan sehingga pencuri itu diampuni. Contoh lain bila ada pasangan muda-mudi berbeda agama mau menikah, menurut hukum Perkawinan Negara dilarang, tetapi bila menuruti hati nurani mungkin orang akan berpikir mengapa cinta harus dibatasi dengan peraturan? 8 Suara hati dapat dibina dengan cara Mengikuti suara hati dalam segala hal • Seseorang yang selalu berbuat sesuai dengan hati nuraninya, hati nurani akan semakin terang dan berwibawa. • Seseorang yang selalu mengikuti dorongan suara hati, keyakinannya akan menjadi sehat dan kuat. Dipercayai orang lain, karena memiliki hati yang murni dan mesra dengan Allah. 67 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti “Berbahagialah orang yang murni hatinya, karena mereka akan memandang Allah.” Matius 5 8. Mencari keterangan pada sumber yang baik • Dengan membaca Kitab Suci, Dokumen-Dokumen Gereja, dan buku-buku lain yang bermutu. • Dengan bertanya kepada orang yang punya pengetahuan pengalaman dan dapat dipercaya • Ikut dalam kegiatan rohani, misalnya rekoleksi, retret, dan sebagainya. • Koreksi diri atau introspeksi • Koreksi atas diri sangat penting untuk dapat selalu mengarahkan hidup kita. Menjaga kemurnian hati • Menjaga kemurnian hati terwujud dengan melepaskan emosi dan nafsu, serta tanpa pamrih, yang nampak dalam tiga hal a Maksud yang lurus recta intentio ia konsisten dengan apa yang direncanakan, tanpa dibelokkan ke kiri atau ke kanan. b Pengaturan emosi ordinario afectum ia tidak menentukan keputusan secara emosional. c Pemurnian hati puriication cordis tidak ada kepentingan pribadi atau maksud-maksud tertentu di balik keputusan yang diambil. • Hal ini dapat dilatih dengan penelitian batin, seperti mereleksikan rangkaian kata dan tindakan sepanjang hari itu, berdoa sebelum melakukan aktivitas, dan lain-lain. Langkah Ketiga Menghayati Suara Hati Sebagai Pedoman dalam Mengambil Keputusan. a. Guru mengajak peserta didik membaca dan merenungkan uraian berikut dalam suasana hening Suara hati adalah tempat di mana Allah membisikkan apa yang boleh kita lakukan dan apa yang tidak boleh kita lakukan. Maka, menaati suara hati sama artinya menaati Allah sendiri. Ketaatan kepada suara hati atau ketaatan kepada Allah itu perlu dilatihkan mulai dari hal-hal kecil. Banyak orang tahu bahwa berbohong itu tidak baik tetapi banyak orang terbiasa melakukannya. Kalau kebiasaan itu tidak dikikis sejak awal, maka 68 Buku Guru Kelas X SMASMK kebiasaan tersebut akan terbawa seumur hidup. Bahkan awalnya berbohong kecil-kecilan bisa menjadi bohong besar dan penipuan. Resapkanlah cerita berikut “Kios Suara Hati” Beberapa waktu yang lalu pernah muncul sebuah kisah menarik yang ditayangkan dalam berita televisi di Taiwan. Di pegunungan Alishan ada sebuah tempat yang bernama Rueili. Seutas jalan yang menghubungkan Chiay dan Alishan melewati daerah ini. Di pinggir jalan ada sebuah tempat penjualan sayur-sayuran segar, sayuran yang tumbuh dan mendapat pupuk organik alamiah tanpa bahan- bahan kimia yang dewasa ini disinyalir oleh dunia medis sebagai unsur yang bisa mendatangkan kanker. Di samping sayur mayur, ada juga buah-buahan segar dijajar dalam kios kecil itu. Namun anehnya, kios itu terbuka selama 24 jam sehari dan tak pernah ditutup. Lebih aneh lagi, tak ada seorangpun yang duduk di sana melayani para pembeli. Datar harga per kilogram dari masing-masing barang tertulis jelas. Sebuah alat timbang terletak di atas meja. Sebuah tong yang dibuat dari kayu ditinggalkan di salah satu sudut. Dalam tong kayu ini terdapat lembaran uang kertas serta uang logam yang dimasukkan oleh para pembeli. Di luar kios tersebut tertulis dalam huruf Cina; “Kios Suara Hati.” Seorang ibu tua, penduduk asli di daerah pegunungan Alishan, ketika ditanya oleh wartawan TV berkata; “Lewat kios kecil ini saya ingin mendidik setiap orang untuk menghormati suara hati masing-masing. Di sini tak ada orang yang menjaga. Namun saya yakin, suara hati setiap orang akan meneguhkan atau mengadili bila ia berbuat sesuatu. http Santo Paulus, ketika ditangkap dan dijebloskan ke penjara, di depan umum dengan bangga dan berani berkata “Hai saudara-saudaraku, sampai kepada hari ini aku tetap hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah.” Kisah Para Rasul 231 lebih lanjut dia mengatakan “Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia”. Kisah Para Rasul 2416 Pikirkanlah, kebiasaan apa saja yang ingin kalian tinggalkan agar suara hatimu tetap suci murni. Katakan hal itu di depan Tuhan, serta memohon kekuatan darinya untuk mampu meninggalkan kebiasaan buruk itu. 69 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti b. Guru memberi kesempatan peserta didik membuat motto yang mengungkapkan keinginannya untuk bertindak sesuai hati nurani yang benar, misalnya “Mencontek adalah Perbuatan Tercela yang Menumpulkan Suara Hati”. Doa Penutup Guru mengajak peserta didik untuk mendaraskan bersama Mazmur berikut ini secara bergantian 1 TUHAN itu Raja, maka bangsa-bangsa gemetar. Ia duduk di atas kerub- kerub, maka bumi goyang. 2 TUHAN itu Maha Besar di Sion, dan Ia tinggi mengatasi segala bangsa. 3 Biarlah mereka menyanyikan syukur bagi nama-Mu yang besar dan dahsyat; Kuduslah Ia 4 Raja yang kuat, yang mencintai hukum, Engkaulah yang menegakkan kebenaran; hukum dan keadilan di antara keturunan Yakub, Engkaulah yang melakukannya. 5 Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kaki-Nya Kuduslah Ia 6 Musa dan Harun di antara imam-imam-Nya, dan Samuel di antara orang- orang yang menyerukan nama-Nya. Mereka berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab mereka. 7 Dalam tiang awan Ia berbicara kepada mereka; mereka telah berpegang pada peringatan-peringatan-Nya dan ketetapan yang diberikan-Nya kepada mereka. 8 TUHAN, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka, Engkau Allah yang mengampuni bagi mereka, tetapi yang membalas perbuatan-perbuatan mereka. 9 Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita Kemuliaan kepada Allah Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala masa. Amin. 70 Buku Guru Kelas X SMASMK B. Bersikap Kritis dan Bertanggung Jawab Terhadap Pengaruh Media Massa
Sang Pencipta mau kita punya hubungan baik dengan keluarga dan teman kita. Dia memberi kita nasihat bijak tentang hal itu, dan nasihat itu sudah membantu banyak orang. Mari kita perhatikan beberapa di antaranya. Suka Memaafkan ”Kalaupun ada alasan untuk tersinggung, kalian harus . . . saling memaafkan dengan tulus.”—KOLOSE 313. Kita semua bisa berbuat salah. Kita mungkin pernah menyakiti atau disakiti orang lain. Jadi, kita semua perlu saling memaafkan. Kalau kita sudah memaafkan orang lain, kita tidak akan terus merasa kesal dengan dia. Kita tidak akan ’membalas kejahatan dengan kejahatan’ dan tidak akan mengungkit-ungkit kesalahannya lagi. Roma 1217 Tapi, bagaimana kalau kita sangat sakit hati dan sulit melupakan perbuatannya? Kita perlu berbicara empat mata kepadanya dengan baik-baik. Tujuan kita adalah untuk berdamai dengannya, bukan untuk mencari siapa yang benar atau salah.—Roma 1218. Rendah Hati ”Dengan rendah hati, anggaplah orang lain lebih tinggi daripada kalian.”—FILIPI 23. Kalau kita rendah hati, kita akan menghormati orang lain. Dengan begitu, orang-orang akan senang berteman dengan kita. Mereka tahu kita akan memperlakukan mereka dengan baik, peduli kepada mereka, dan tidak akan sengaja menyakiti perasaan mereka. Tapi, kalau kita menganggap diri kita lebih hebat daripada orang lain atau selalu mau menang sendiri, orang-orang tidak akan senang berurusan dengan kita. Mereka akan menjauhi kita dan mungkin tidak mau berteman dengan kita. Tidak Pilih Kasih ”Allah tidak berat sebelah. Semua orang dari bangsa mana pun yang takut kepada-Nya dan melakukan apa yang benar diterima oleh-Nya.”—KISAH 1034, 35. Sang Pencipta tidak membeda-bedakan kita berdasarkan bangsa, bahasa, status sosial, atau warna kulit. ”Dari satu orang, Dia membuat semua bangsa.” Kisah 1726 Jadi bisa dibilang, kita semua bersaudara. Itulah sebabnya kita mau memperlakukan setiap orang dengan hormat dan baik hati. Dengan begitu, kita akan membuat orang lain dan Pencipta kita senang. Kita juga akan lebih bahagia. Lembut Hati ’Kenakanlah kelembutan.’—KOLOSE 312. Kalau kita lembut hati, orang-orang akan senang berteman dengan kita. Mereka tidak akan sungkan berbicara kepada kita dan bahkan mengoreksi kita, karena mereka tahu kita tidak akan mudah tersinggung. Dan kalau ada yang marah kepada kita, reaksi kita yang lembut bisa membuat orang itu jadi tenang. Amsal 151 mengatakan, ”Jawaban yang lembut menjauhkan amarah, tapi perkataan yang kasar memicu kemarahan.” Suka Memberi dan Selalu Bersyukur ”Lebih bahagia memberi daripada menerima.”—KISAH 2035. Sekarang, ada banyak orang yang serakah dan hanya memikirkan diri sendiri. Mereka pikir itu bisa membuat mereka bahagia. Tapi sebenarnya, seseorang baru bisa benar-benar bahagia kalau dia menganggap orang lain lebih penting daripada dirinya sendiri atau harta benda. Orang yang seperti itu pasti suka memberi. Lukas 638 Selain itu, kalau ada orang yang berbuat baik kepadanya, dia akan selalu bersyukur dan menunjukkan rasa terima kasihnya. Kolose 315 Coba pikirkan ’Saya senang berteman dengan orang yang seperti apa? Orang yang pelit dan tidak tahu terima kasih atau orang yang suka memberi dan selalu bersyukur?’ Intinya, kalau Anda ingin punya teman yang suka memberi dan selalu bersyukur, jadilah orang yang seperti itu juga.—Matius 712.
59 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti A. Suara Hati Kompetensi Dasar Bersyukur kepada Allah atas karunia suara hati untuk bertindak secara benar dan tepat. Disiplin terhadap suara hati dan dapat bertindak secara benar dan tepat Memahami peran dan fungi suara hati sehingga dapat bertindak secara benar dan tepat. Melakukan aktivitas misalnya menuliskan releksipuisidoa tentang suara hati untuk dapat bertindak secara benar dan tepat Indikator 1. Menjelaskan arti dan makna suara hati 2. Menceritakan pengalaman bertindak berdasarkan suara hati. 3. Menjelaskan pandangan Gereja tentang Suara Hati GS, art. 16. 4. Menyebutkan faktor-faktor penyebab tumpulnya suara hati. 5. Merumuskan cara-cara untuk membina suara hati. 6. Menafsirkan pesan Kitab Suci Galatia 516-25 yang berhubungan dengan suara hati. 7. Menuliskan releksi yang mengungkapkan niat untuk melakukan segala sesuatu menuruti suara hatinya. Bahan Kajian 1. Arti dan makna suara hati 2. Pengalaman bertindak berdasarkan suara hati. 3. Pandangan Gereja tentang Suara Hati GS, art. 16. 4. Faktor-faktor penyebab tumpulnya suara hati. 5. Cara untuk membina suara hati.. 6. Pesan Kitab Suci Galatia 516-25 yang berhubungan dengan suara hati. Pendekatan Pendekatan Kateketis dan Pendekatan Saintiik. Metode Pembelajaran 1. Dialog Partisipatif 2. Diskusi 60 Buku Guru Kelas X SMASMK 3. Penugasan 4. Studi Pustaka 5. Releksi Sumber Belajar 1. Pengalaman hidup peserta didik 2. http 3. Kitab Suci Galatia 5 16 - 25 4. Suseno, Franz Magnis, Etika Dasar, masalah-masalah pokok ilsafat dasar, Yogyakarta, Kanisius, 1991 5. Higgin, Gregory C. Dilema Moral Jaman Ini., Yogyakarta, Kanisius, 2006. 6. Komkat KWI, Perutusan Murid-Murid Yesus Pendidikan Agama Katolik untuk SMAK Kelas X. YogyakartaKanisius, 2008. 7. Kristianto. Yoseph, dkk., Menjadi Murid Yesus, Buku Teks Pendidikan Agama Katolik untuk SMAK Kelas X. YogyakartaKansius , 2010 8. Konferensi Wali Gereja Indonesia, Iman Katolik, Kanisius, Yogyakarta, 1995. 9. Katekismus Gereja Katolik, Nusa Indah, Flores, Waktu 6 Jam Pelajaran Pemikiran Dasar Perkembangan sosial yang begitu cepat banyak membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, demikian juga persoalan-persoalan yang ditimbulkannya. Persoalan-persoalan tersebut membutuhkan pemecahan yang tepat. Di samping itu banyak tata nilai yang mengalami perubahan, seperti ketaatan, sopan santun, kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan sebagainya sering menjadi kabur. Berhadapan dengan situasi itu kaum remaja perlu mendapatkan pendampingan, sehingga tidak salah dalam mengambil keputusan. Mereka harus belajar membuat keputusan dengan mendengarkan suara hati atau hati nuraninya. Suara hati secara luas dapat diartikan sebagai keinsafan akan adanya kewajiban. Hati nurani merupakan kesadaran moral yang timbul dan tumbuh dalam hati manusia, sedangkan hati nurani secara sempit dapat diartikan sebagai penerapan kesadaran moral dalam situasi konkret, yang menilai suatu tindakan manusia atas buruk baiknya. Hati nurani tampil sebagai hakim yang baik dan jujur, walaupun dapat keliru. Suara hati atau hati nurani merupakan daya atau kemampuan khusus untuk membedakan perbuatan baik atau perbuatan buruk, serta menilai baik-buruknya 61 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti perbuatan itu berdasarkan akal budi. Conscience atau hati nurani merupakan hasil dialog pribadi kita yang terdalam dengan Allah ketika kita menghadapi dan menanggapi situasi hidup sehari-hari. Santo Paulus mengatakan kepada kita bahwa dalam diri kita ada dua hukum, yaitu hukum Allah dan hukum dosa. Kedua hukum itu saling bertentangan. Hukum Allah menuju kepada kebaikan, sedangkan hukum dosa menuju kepada kejahatan. Santo Paulus menyadari bahwa selalu ada pergulatan antara yang baik dan yang jahat dalam hati manusia lihat Roma 7 13–26. Sementara dalam suratnya kepada jemaat di Galatia 5 17 Santo Paulus mengatakan bahwa kita harus memberikan diri dipimpin oleh Roh. Kita harus berusaha memenangkan hati nurani kita dan mengalahkan kecenderungan kita yang menyesatkan. Kita harus peka terhadap sapaan dan rahmat Allah. Selanjutnya, Gereja melalui Konsili Vatikan II, khususnya dalam Gaudium et Spes Art. 16, antara lain dikatakan, “Tidak jarang terjadi, bahwa hati nurani keliru karena ketidaktahuan yang tak teratasi. Karena hal itu, ia tidak kehilangan martabatnya. Hal itu sebenarnya tak perlu terjadi kalau manusia berikhtiar untuk mencari yang benar dan baik”. Itu artinya manusia tidak boleh tunduk dan mengalah pada situasi yang membelenggu suara hati. Dengan bantuan Roh Allah kita dimampukan untuk mengalahkan kekuatan dahsyat yang menguasai suara hati kita, yang oleh Santo Paulus dinamai kuasa keinginan daging. Kegiatan Pembelajaran Doa Pembuka Doa Kehendak yang Kuat PS 144 Ya Allah, Engkau telah memberikan kehendak yang kuat pada Yesus, Tuhan kami. Tanpa takut atau goyah, Engkau berpegang pada kehendak-Mu, meski harus menanggung pengorbanan yang berat. Tatkala digoda iblis, Ia tidak goyah. Demikian pula ketika harus menderita sengsara sampai mati. Bunda Maria pun Kauberikan kepada kami sebagai panutan yang berkehendak kuat. Berilah kami kehendak yang kuat, agar pada saat goyah kami tidak berbelok arah. 62 Buku Guru Kelas X SMASMK Semoga kami tidak kecil hati menghadapi aneka kesulitan dan tantangan. Allah, gunung batu kami, berilah kami kehendak yang kuat laksana batu karang, yang tetap tegar meski diterpa gelombang. Semoga kami tetap teguh, bila kami digoda untuk menyeleweng, Bila kami dibujuk untuk menipu dan berlaku tidak jujur, Bila kami digoda untuk munaik, berbuat dosa, mencuri, berkhianat, Terlebih bila kami digoda untuk mengkhianati kasih-Mu. Ya Allah, kekuatan kami, buatlah kami kuat, Seperti Yesus yang lebih suka mati, dari pada menyimpang dari kehendak- Mu Dialah Tuhan, Pengantara kami, kini dan sepanjang masa, Amin. Langkah Pertama Mendalami Pergumulan Suara Hati dalam Pengalaman Sehari-hari a. Guru memulai proses dengan memberi pengantar singkat, misalnya “Hidup manusia sangatlah berbeda dengan ciptaan Tuhan lainnya, seperti hewan atau tumbuhan. Ada saat di mana manusia harus mengalami pergumulan atau pergulatan ketika hendak melakukan suatu tindakan, terutama ketika ia harus mengambil keputusan apakah tindakannya layak dilakukan atau tidak, apakah yang dilakukan itu benar atau salah, apakah tindakan itu akan merugikan sesama atau tidak. Kemampuan itu nampaknya tidak dimiliki ciptaan Tuhan lainnya, karena tindakan mereka lebih diarahkan oleh instink. Kemampuan bergulat dalam dirinya sendiri sebelum dan sesudah melakukan kegiatan itu disebabkan manusia memiliki suara hati, atau suara batin atau hati nurani yang dianugerahkan Tuhan kepadanya.” b. Guru mengajak peserta didik menyimak artikel di bawah ini Pergulatan Suara Hati Boy mendatar pada suatu sekolah yang sangat menjunjung tinggi nilai kejujuran. Sebelum masuk ia harus menandatangani sebuah pernyataan yang menyatakan “saya tidak akan mencontek dan kalau terbukti mencontek, maka saya siap untuk dikeluarkan dari sekolah ini”. Setiap peserta didik juga mempunyai kewajiban untuk melaporkan kepada guru atau pimpinan sekolah, jika mereka melihat ada yang mencontek. Pada suatu ketika, Boy mengikuti ujian akhir. Ia merasa kesulitan menjawab soal-soal yang ada di hadapannya dan ia juga melihat beberapa 63 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti temannya ada yang mulai mencontek. Ia mulai gelisah dan timbul keinginan dalam dirinya untuk mengikuti apa yang dilakukan beberapa temannya. Ia berpikir, seandainya, ia tidak dapat menjawab soal di hadapannya dengan baik, ia pasti tidak lulus, tapi kalau ketahuan ia harus siap dikeluarkan dari sekolah ini. Terjadi pergulatan dalam dirinya, apakah ia mau ikut-ikutan nyontek atau tidak. Setelah mempertimbangkan secara matang, akhirnya ia mengikuti suara hatinya untuk mengerjakan soal sebisanya dan tidak mengikuti apa yang dilakukan oleh beberapa temannya. Ketika hasil ujian diumumkan ia ternyata lulus, walaupun nilainya tidak sempurna. Ia merasa puas, karena itu adalah hasil kerjanya sendiri dan ia sudah setia kepada nilai kejujuran. Sumber Bayu c. Peserta didik diminta memberikan tanggapan atau kesan dari kasus di atas? d. Guru mengajak peserta didik mensharingkan satu pengalaman dirinya saat mengalami pergulatan suara hati. e. Guru menugaskan kelompok untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya dari buku-buku atau browsing dari internet tentang • Makna suara hati • Cara kerja suara hati • Mengapa suara hati bisa tumpul • Cara membina suara hati supaya tidak tumpul Langkah Kedua Mendalami Ajaran Gereja dan Kitab Suci Tentang Suara Hati a. Guru mengajak peserta didik mendalami teks Kitab Suci berikut Roma 2 14 – 16 14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri. 15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. 16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus. b. Peserta didik melanjutkan membaca kutipan Dokumen Konsili Vatikan II Gaudium et Spes, berikut ini 64 Buku Guru Kelas X SMASMK Gaudium et Spes, art. 16 “Di lubuk hati nuraninya, manusia menemukan hukum, yang tidak diterimanya dari dirinya sendiri, melainkan harus ditaati. Suara hati itu selalu menyerukan kepadanya untuk mencintai dan melaksanakan apa yang baik, dan menghindari apa yang jahat. Bilamana perlu, suara itu menggemakan dalam lubuk hatinya jalankan ini, elakkan itu. Sebab dalam hatinya, manusia menemukan hukum yang ditulis oleh Allah. Martabatnya ialah mematuhi hukum itu, dan menurut hukum itu pula ia akan diadili. Suara hati ialah inti manusia yang paling rahasia, sanggar suci; di situ ia seorang diri bersama Allah, yang pesan-Nya menggema dalam hatinya. Berkat hati nurani dikenallah secara ajaib hukum, yang dilaksanakan dalam cinta kasih terhadap Allah dan terhadap sesama. Atas kesetiaan terhadap hati nurani, umat Kristiani bergabung dengan sesama lainnya untuk mencari kebenaran, dan untuk dalam kebenaran itu memecahkan sekian banyak persoalan moral, yang timbul baik dalam hidup perorangan maupun dalam kehidupan kemasyarakatan.” c. Setelah mendalami kutipan-kutipan di atas, coba rumuskan bersama dalam kelompok beberapa hal penting berikut • Apa suara hati itu menurut kutipan-kutipan di atas? • Bagaimana cara kerja suara hati? • Apa hubungan suara hati dengan Allah? Apa konsekuensinya? • Apa hubungan suara hati dengan Roh Kudus? • Apa hubungan suara hati dengan kasih kepada sesama? • Apa fungsi suara hati berkaitan dengan persoalan dalam masyarakat? • Tunjukkan berbagai kasus di dalam masyarakatmu atau dalam negara kita yang menunjukkan bahwa banyak orang yang sudah tumpul suara hatinya Jelaskan juga dampaknya bagi masyarakat maupun bangsa kita Jelaskan pula dampaknya bagi generasi muda d. Sejauh perlu, setelah presentasi dari tiap kelompok, guru dapat menyampaikan beberapa gagasan berikut • Hati nurani sendiri dapat diartikan secara luas dan secara sempit. Arti luas Dalam arti luas hati nurani berarti kesadaran moral yang tumbuh dan berkembang dalam hati manusia. Keinsyafan akan adanya kewajiban. Arti sempit Hati nurani merupakan penerapan kesadaran moral di atas dalam situasi konkret seperti yang dialami Boy dalam kisah tadi. Suara 65 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti hati yang menilai suatu tindakan manusia benar atau salah, baik atau buruk. Hati nurani tampil sebagai hakim yang baik dan jujur, walaupun dapat keliru. • Suara hati adalah suara Allah, maka melawan suara hati berarti melawan Allah. Agar kita setia pada kehendak Allah kita perlu bersatu dengan Roh Kudus dan mengandalkan kekuatannya • Kerja suara hati dapat ditinjau dari berbagai segi Segi waktu 1 Hati nurani dapat berperanan sebelum suatu tindakan dibuat. Biasanya, hati nurani akan menyuruh kalau perbuatan itu baik dan melarang kalau perbuatan itu buruk. 2 Hati nurani dapat berperan pada saat suatu tindakan dilakukan. Ia akan terus menyuruh jika perbuatan itu baik dan melarang jika perbuatan itu buruk atau jahat. 3 Hati nurani dapat berperan sesudah suatu tindakan dibuat. Hati nurani akan “memuji” jika perbuatan itu baik dan hati nurani akan membuat kita gelisah atau menyesal jika perbuatan itu buruk atau jahat. Segi benar-tidaknya 1 Hati nurani benar, jika kata hati kita cocok dengan norma objektif. 2 Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menyebutkan contoh, misalnya menolong orang yang sedang mengalami musibah. 3 Hati nurani keliru, jika kata hati kita tidak cocok dengan norma objektif Segi pasti-tidaknya 1 Hati nurani yang pasti, artinya, secara moral dapat dipastikan bahwa hati nurani tidak keliru. 2 Hati nurani yang bimbang, artinya, masih ada keraguan. • Penyebab tumpulnya suara hati berikut ini 1 Orang yang bersangkutan tidak biasa menghiraukan hati nuraninya. 2 Orang yang selalu bersifat ragu-ragu atau bingung. 3 Pandangan masyarakat yang keliru. Misalnya riba dianggap biasa 4 Pengaruh pendidikan dalam lingkungan keluarga atau lingkungan lainnya. 5 Pengaruh propaganda, mass media dan arus massa. 66 Buku Guru Kelas X SMASMK 6 Cara kerja suara hati, antara lain • Sebelum bertindak, ia berfungsi sebagai petunjuk indeks, yang mengingatkan pengetahuan kita bahwa ada yang baik dan ada yang buruk. Sesungguhnya kesadaran moral semacam ini sudah dimiliki setiap orang dewasa. • Pada saat-saat menjelang bertindak, ia bertindak sebagai hakim iudeks, yang menyuruh kita melakukan yang baik dan melarangmenghindari yang jahat. Selama perbuatan itu belum selesai, suara hati akan bekerja terus antara menyuruh melakukan yang baik dan melarang melakukan yang jahat. • Sesudah tindakan selesai dilakukan, ia berfungsi memberikan vonis vindeks, yang akan menyatakan apakah perbuatan kita itu tepat atau tidak tepat. Bila yang kita lakukan itu benar, ia akan memberikan pujian sehingga kita merasakan ketenangan, tetapi bila yang kita lakukan itu yang jahat dan salah maka ia akan memberikan hukuman, yang membuat kita merasa bersalah dan tidak tenang, merasa dikejar-kejar kesalahan, dan sebagainya. 7 Lewat hati nuraninya yang bersih, setiap orang dipanggil untuk bekerjasama memecahkan persoalan-persoalan dalam masyarakat, sehingga persoalan-persoalan dalam masyarakat seharusnya dipecahkan pertama-tama melalui dialog yang dilandasi hati nurani, karena hati nurani adalah suara Allah. Jangan langsung didekati secara agama masing-masing atau melalui hukum. Contoh ketika menangkap orang yang mencuri pisang hanya beberapa biji, menurut hukum wajib dikenai hukuman. Tetapi bisa jadi bila didekati secara nurani, akan muncul belas kasihan sehingga pencuri itu diampuni. Contoh lain bila ada pasangan muda-mudi berbeda agama mau menikah, menurut hukum Perkawinan Negara dilarang, tetapi bila menuruti hati nurani mungkin orang akan berpikir mengapa cinta harus dibatasi dengan peraturan? 8 Suara hati dapat dibina dengan cara Mengikuti suara hati dalam segala hal • Seseorang yang selalu berbuat sesuai dengan hati nuraninya, hati nurani akan semakin terang dan berwibawa. • Seseorang yang selalu mengikuti dorongan suara hati, keyakinannya akan menjadi sehat dan kuat. Dipercayai orang lain, karena memiliki hati yang murni dan mesra dengan Allah. 67 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti “Berbahagialah orang yang murni hatinya, karena mereka akan memandang Allah.” Matius 5 8. Mencari keterangan pada sumber yang baik • Dengan membaca Kitab Suci, Dokumen-Dokumen Gereja, dan buku-buku lain yang bermutu. • Dengan bertanya kepada orang yang punya pengetahuan pengalaman dan dapat dipercaya • Ikut dalam kegiatan rohani, misalnya rekoleksi, retret, dan sebagainya. • Koreksi diri atau introspeksi • Koreksi atas diri sangat penting untuk dapat selalu mengarahkan hidup kita. Menjaga kemurnian hati • Menjaga kemurnian hati terwujud dengan melepaskan emosi dan nafsu, serta tanpa pamrih, yang nampak dalam tiga hal a Maksud yang lurus recta intentio ia konsisten dengan apa yang direncanakan, tanpa dibelokkan ke kiri atau ke kanan. b Pengaturan emosi ordinario afectum ia tidak menentukan keputusan secara emosional. c Pemurnian hati puriication cordis tidak ada kepentingan pribadi atau maksud-maksud tertentu di balik keputusan yang diambil. • Hal ini dapat dilatih dengan penelitian batin, seperti mereleksikan rangkaian kata dan tindakan sepanjang hari itu, berdoa sebelum melakukan aktivitas, dan lain-lain. Langkah Ketiga Menghayati Suara Hati Sebagai Pedoman dalam Mengambil Keputusan. a. Guru mengajak peserta didik membaca dan merenungkan uraian berikut dalam suasana hening Suara hati adalah tempat di mana Allah membisikkan apa yang boleh kita lakukan dan apa yang tidak boleh kita lakukan. Maka, menaati suara hati sama artinya menaati Allah sendiri. Ketaatan kepada suara hati atau ketaatan kepada Allah itu perlu dilatihkan mulai dari hal-hal kecil. Banyak orang tahu bahwa berbohong itu tidak baik tetapi banyak orang terbiasa melakukannya. Kalau kebiasaan itu tidak dikikis sejak awal, maka 68 Buku Guru Kelas X SMASMK kebiasaan tersebut akan terbawa seumur hidup. Bahkan awalnya berbohong kecil-kecilan bisa menjadi bohong besar dan penipuan. Resapkanlah cerita berikut “Kios Suara Hati” Beberapa waktu yang lalu pernah muncul sebuah kisah menarik yang ditayangkan dalam berita televisi di Taiwan. Di pegunungan Alishan ada sebuah tempat yang bernama Rueili. Seutas jalan yang menghubungkan Chiay dan Alishan melewati daerah ini. Di pinggir jalan ada sebuah tempat penjualan sayur-sayuran segar, sayuran yang tumbuh dan mendapat pupuk organik alamiah tanpa bahan- bahan kimia yang dewasa ini disinyalir oleh dunia medis sebagai unsur yang bisa mendatangkan kanker. Di samping sayur mayur, ada juga buah-buahan segar dijajar dalam kios kecil itu. Namun anehnya, kios itu terbuka selama 24 jam sehari dan tak pernah ditutup. Lebih aneh lagi, tak ada seorangpun yang duduk di sana melayani para pembeli. Datar harga per kilogram dari masing-masing barang tertulis jelas. Sebuah alat timbang terletak di atas meja. Sebuah tong yang dibuat dari kayu ditinggalkan di salah satu sudut. Dalam tong kayu ini terdapat lembaran uang kertas serta uang logam yang dimasukkan oleh para pembeli. Di luar kios tersebut tertulis dalam huruf Cina; “Kios Suara Hati.” Seorang ibu tua, penduduk asli di daerah pegunungan Alishan, ketika ditanya oleh wartawan TV berkata; “Lewat kios kecil ini saya ingin mendidik setiap orang untuk menghormati suara hati masing-masing. Di sini tak ada orang yang menjaga. Namun saya yakin, suara hati setiap orang akan meneguhkan atau mengadili bila ia berbuat sesuatu. http Santo Paulus, ketika ditangkap dan dijebloskan ke penjara, di depan umum dengan bangga dan berani berkata “Hai saudara-saudaraku, sampai kepada hari ini aku tetap hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah.” Kisah Para Rasul 231 lebih lanjut dia mengatakan “Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia”. Kisah Para Rasul 2416 Pikirkanlah, kebiasaan apa saja yang ingin kalian tinggalkan agar suara hatimu tetap suci murni. Katakan hal itu di depan Tuhan, serta memohon kekuatan darinya untuk mampu meninggalkan kebiasaan buruk itu. 69 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti b. Guru memberi kesempatan peserta didik membuat motto yang mengungkapkan keinginannya untuk bertindak sesuai hati nurani yang benar, misalnya “Mencontek adalah Perbuatan Tercela yang Menumpulkan Suara Hati”. Doa Penutup Guru mengajak peserta didik untuk mendaraskan bersama Mazmur berikut ini secara bergantian 1 TUHAN itu Raja, maka bangsa-bangsa gemetar. Ia duduk di atas kerub- kerub, maka bumi goyang. 2 TUHAN itu Maha Besar di Sion, dan Ia tinggi mengatasi segala bangsa. 3 Biarlah mereka menyanyikan syukur bagi nama-Mu yang besar dan dahsyat; Kuduslah Ia 4 Raja yang kuat, yang mencintai hukum, Engkaulah yang menegakkan kebenaran; hukum dan keadilan di antara keturunan Yakub, Engkaulah yang melakukannya. 5 Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kaki-Nya Kuduslah Ia 6 Musa dan Harun di antara imam-imam-Nya, dan Samuel di antara orang- orang yang menyerukan nama-Nya. Mereka berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab mereka. 7 Dalam tiang awan Ia berbicara kepada mereka; mereka telah berpegang pada peringatan-peringatan-Nya dan ketetapan yang diberikan-Nya kepada mereka. 8 TUHAN, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka, Engkau Allah yang mengampuni bagi mereka, tetapi yang membalas perbuatan-perbuatan mereka. 9 Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita Kemuliaan kepada Allah Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala masa. Amin. 70 Buku Guru Kelas X SMASMK B. Bersikap Kritis dan Bertanggung Jawab Terhadap Pengaruh Media Massa
apa hubungan suara hati dengan kasih kepada sesama